Bisnis Laundry
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas
Mata Kuliah Pengantar Bisnis
S Tiwi
Anggraeni
Disusun oleh :
Galih Jefri Hariyanto : 24214439
1EB32
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2014
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberi kemudahan kepada saya sehingga makalah ini dapat diselesaikan. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu saya dalam pembuatan makalah ini dan berbagai sumber yang telah saya pakai sebagai data dan fakta pada makalah ini.
Saya mengakui bahwa saya adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan makalah ini yang telah saya selesaikan. Tidak semua hal dapat saya deskripsikan dengan sempurna dalam makalah ini. saya melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan yang saya miliki. Di mana saya juga memiliki keterbatasan kemampuan.
Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa saya memiliki keterbatasan dan juga kekurangan, saya bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman. Saya akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki makalah ini di masa yang akan datang. Sehingga makalah saya berikutnya dapat diselesaikan dengan hasil yang lebih baik.
Bekasi, 4 Oktober 2014
Penyusun
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
Di zaman modern ini, kaum perempuan
mempunyai peluang yang sama dengan pria untuk berkarir diluar rumah. Hal ini
menyebabkan pekerjaan rumah tidak lagi ditangani sepenuhnya oleh sang ibu.
Salah satu gaya hidup modern dari masyarakat kota adalah mencuci pakaian di
tempat-tempat khusus atau dikenal dengan laundry. Dengan mengeluarkan sejumlah
uang mereka tidak dipusingkan lagi dengan masalah pakaian kotor. Hal ini
memberikan peluang usaha tersendiri, karena kebutuhan akan pelayanan pencucian
pakaian ini terus meningkat.
Dikota-kota besar khususnya,
gerai-gerai laundry terus tumbuh. Namum bagi masyarakat menengah, biaya laundry
ternama masih menjadi perhitungan. Alternatif yang bisa dipilih adalah laundry
kiloan. Laundry kiloan juga pilihan yang tepat bagi yang ingin membuka usaha
jenis ini dengan modal yang tidak terlalu besar. Dengan bermodalkan mesin cuci
dan ruangan tempat usaha yang memadai, serta didukung lokasi yang strategis,
membuat prospek usaha ini semakin bagus.
Peluang usaha laundry merupakan
peluang usaha yang cukup banyak dikembangkan orang untuk saat ini. Laundry
merupakan salah satu bentuk layanan jasa bagi mereka yang selalu menginginkan
hidup untuk lebih mudah.
Melirik dan mengembangkan peluang
usaha laundry juga perlu analisa yang matang agar ke depan usaha laundry yang
Pemilik usaha kembangkan tidak gulung tikar.
Para mahasiswa atau pegawai kantor
yang merasa cukup memiliki uang tentunya akan lebih suka untuk mencuci pakaian mereka
memakai jasa laundry karena lebih nyaman, mudah dan memanjakan. Lokasi lain
yang bisa Pemilik usaha jadikan tempat mengelola bisnis landry adalah kawasan
sulit air bersih.
Kawasan sulit air bersih sangat
membutuhkan usaha laundry terutama bagi mereka para pendatang yang merasa risih
dengan kondisi air yang tidak memadai.
Daerah pariwisata juga merupakan
kawasan spesial yang cukup efektif untuk mengelola sebuah usaha bisnis laundry.
Di kawasan wisata biasanya orang menetapkan tarif laundry dengan harga yang
cukup mahal.
Peluang usaha laundry kelola akan
dapat berkembang pesat jika mampu memaksimalkan pelayanan kepada para
pelanggan, baik dalam hal kualitas hasil cucian, ketepatan waktu, serta
keramahan pihak pelayan.
Jika pemilik usaha mampu akan lebih
baik lagi menawarkan dan memberikan jasa pelayanan prima berupa jemput dan
antar hasil laundry ke alamat pelanggan yang terjangkau.
Untuk mengembangkan peluang usaha
laundry, Pemilik usaha juga bisa menjalin kerjasama dengan pihak-pihak seperti
hotel, hal ini akan lebih efektif dilakukan di kawasan pariwisata.
BAB
II
PEMBAHASAN
Sekilas
informasi laundry dari sumber female.kompas.com :
Bisnis laundry dari jenis yang
paling sederhana dikenal dengan cuci-setrika. Bisnis ini biasanya menjamur di
daerah yang banyak terdapat kos-kosan atau rumah kontrakan, dimana penyewa kos
atau kontrakan tak sempat atau tak bisa melakukan cuci dan setrika baju
sendiri. Biasanya ini dikerjakan oleh pembantu atau penjaga kos-kosan itu.
Sementara bentuk laundry yang
canggih di Indonesia dari dulu dikenal dengan istilah binatu. Dalam bahasa
modern saat ini lebih dikenal dengan istilah laundry & dry clean, dimana
untuk laundry pakaian dicuci menggunakan mesin cuci. Sedangkan untuk dry clean
pakaian dibersihkan dengan cairan kimia khusus yang bisa membersihkan dan
merontokkan kotoran di pakaian tanpa dicuci secara biasa.
Usaha jenis ini yang dulu hanya
dilakukan secara rumahan atau terdapat di hotel-hotel mewah untuk fasilitas
tamunya, lalu mulai menjamur di tahun 1990-an, sejak dimulainya sistem
franchise (waralaba) bisnis ini dari luar negeri.
Dalam kurun waktu beberapa tahun
terakhir juga menjamur bisnis sejenis yang menggunakan waralaba lokal dan
sistem agency yang bisa memberikan layanan dengan harga lebih terjangkau.
Layanan, yang tadinya hanya diperuntukkan bagi masyarakat kelas atas, kini bisa
dinikmati masyarakat kelas menengah ke bawah.
Tak berhenti sampai di situ,
kombinasi antara layanan murah dengan layanan cuci-setrika tadi berkembang
lebih kreatif lagi dengan munculnya laundry kiloan. Yaitu laundry biasa, tapi
dengan harga yang dibayarkan berdasarkan hitungan kilogram (bukan per potong
pakaian).
Nah, bila Anda menginginkan bisnis
laundry untuk kelas menengah yang bisa terjangkau seluruh lapisan, mari kita
lihat persiapan apa saja yang harus dilakukan.
Pertama, modal untuk investasi yang
dibutuhkan untuk lokasi penjualan (outlet tempat menerima pelanggan atau
cucian), lokasi mencuci, dan peralatan berupa mesin-mesin yang dibutuhkan,
serta instalasi air, listrik, dan buangan air kotor.
Lokasi tempat menerima cucian dan
tempat mencuci bisa dilakukan di tempat yang sama atau terpisah, mengingat
dibutuhkan instalasi air yang memerlukan ruang dan biaya yang juga besar.
Ada pun mesin yang dibutuhkan
adalah: cash register (mesin hitung uang), mesin cuci baju kapasitas besar/
industri, mesin pengering baju kapasitas besar, mesin setrika press besar, dan
setrika tangan. Ini minimum standar mesin yang dibutuhkan untuk memulai usaha
ini. Jika jumlah cucian belum terlalu banyak, mesin press (setrika otomatis)
bisa digantikan seterika tangan yang harganya jauh lebih murah.
Mesin cash register digunakan di
lokasi penerima cucian untuk mencatat dan menerima transaksi keuangan. Mesin
cuci digunakan untuk mencuci pakaian yang bisa dicuci dengan mesin biasa,
sedangkan pakaian yang tak bisa dicuci dengan mesin cuci biasa harus dicuci
secara terpisah.
Kendati Indonesia negara tropis
dengan matahari yang terus bersinar, kita tak bisa mengandalkan matahari untuk
mengeringkan cucian. Selain itu, diperlukan ruang jemuran yang amat besar untuk
mengeringkan pakaian. Bila musim hujan tiba, akan sulit untuk mengeringkan
pakaian. Maka, dibutuhkan mesin pengering cucian.
Mesin setrika (press) otomatis juga
diperlukan, tapi untuk mendapatkan press-line atau garis setrika yang jelas dan
tegas biasanya tukang cuci lebih menyukai setrika tangan yang berat, karena
memberikan hasil yang jauh lebih maksimal, meski membutuhkan tenaga pekerja
lebih banyak.
Sedangkan untuk biaya operasional
sehari-hari komponennya: biaya sewa tempat deterjen dan pelunak cucian, air,
bahan kimia untuk dry-clean, dan SDM (pekerja). Untuk lokasi bisa di rumah
sendiri, terutama lokasi untuk tempat mencuci. Sedangkan air, bisa pakai air
tanah, tapi usahakan disaring lebih dulu karena air tanah yang kotor bisa
merusak pakaian.
Di beberapa laundry modern, biasanya
menggunakan mesin penyaring air sebelum digunakan atau mesin daur ulang air.
Beberapa laundry modern yang lebih mewah dan mahal bisa menggunakan air minum
mineral untuk mencuci pakaian pelanggan. Dibutuhkan 1 orang pekerja di tempat
penerima cucian, 2 orang pekerja di tempat pencucian, 1 orang untuk mencuci,
dan 1 orang lagi untuk setrika pakaian.
Modal terbesar yang harus
dipersiapkan adalah untuk pembelian mesin-mesin dan sewa tempat. Adapun harga
mesin relatif ke jenis mesin yang ingin dibeli. Mesin cuci punya spesifikasi,
tergantung dari jumlah kilogram yang ingin dicuci apakah 10 kg, 20 kg, 30 kg,
dan seterusnya, begitu juga dengan mesin pengering. Untuk mesin-mesin kelas
industri keluaran Jerman memiliki kualitas terbaik, tapi harganya jauh lebih
mahal dibandingkan mesin keluaran Jepang.
Untuk memulai usaha jenis rumahan,
Anda bisa memakai mesin rumahan, tetapi daya tampung cucinya kurang besar.
Sehingga bila permintaan cucian meningkat Anda harus menggunakan beberapa mesin
cuci. Berbisnis laundry mengandalkan kuantitas yang besar, karena keuntungan
per potong dari sisi nominal tak terlalu besar.
Maka, pemasaran atau jumlah cucian
akan amat menentukan kapan investasi Anda kembali modal serta keuntungan yang
ingin diraih. Jika usaha ini ingin dilakukan dengan skala menengah memang
dibutuhkan modal yang cukup besar, antara ratusan juta sampai satu miliar
rupiah.
Ber-partner jadi salah satu
alternatif yang bisa dilakukan. Namun, mencari partner pun tak mudah. Harus ada
kecocokan dan kesamaan visi dan misi dalam menjalankan usaha bersama. Juga
harus ada hitung-hitungan tegas dan jelas dalam modal serta sistem bagi hasil.
Jika tak dibuatkan dalam bentuk legal (badan hukum), harus ada perjanjian
bersama yang mengikat.
Banyak sekali seluk beluk soal
bisnis ini yang bisa Anda ketahui jika ingin memulainya di level menengah.
Untuk informasi lebih lanjut, ada asosiasi atau perkumpulan dari pengusaha
laundry (khususnya laundry menengah dan besar), dimana Anda bisa bertanya lebih
spesifik dan mendetail seputar usaha ini. Salam usaha! (Sumber : http://female.kompas.com/read/2009/11/04/22481567/memulai.bisnis.laundry)
Hal-hal yang perlu dipersiapan untuk memulai bisnis
ini adalah:
·
Harus paham bagaimana mencuci dan
mengeringkan pakaian dengan berbagai jenis bahan kain dengan baik.
·
Mencari informasi formula khusus
yang dapat digunakan untuk menghilangkan noda pada bahan.
·
Memahami cara yang tepat dalam
menyetrika pakaian
·
Memilih lokasi yang strategis dan
menunjang berkembangnya bisnis ini, seperti dekat perumahan, tempat kos dsb.
Serta besar ruangan yang cukup untuk menunjang pelaksanaan bisnis ini serta
perlengjkapan pendukung seperti keranjang , tempat pakaian , timbanga dsb.
Hambatan Bisnis Laundry
Beberapa hal yang akan menjadi
hambatan dalam bisnis ini adalah munculnya pemain lain dalam bisnis ini serta
kualitas pengerjaan dan ketepatan waktu sangat menentukan berkmbangnya bisnis
ini.
Tips Dan Trik
Berikut beberapa cara/strategi yang
dapat diterapkan untuk memperkuat bisnis laundry kiloan ini :
·
Promosi yang baik sangat mendukung
berkembangnya bisnis ini. Jangan lupa berikan bonus-bonus khusus seperti
setelah konsumen melakukan pencucian 5 kali dengan jumlah minimal sekian kg
akan mendapatkan extra gratis satu kilo.
·
Melakukan terobosan layanan
delivery/antar jemput untuk wilayah tertentu. Hal ini akan membuat konsumen
merasa semakin diperhatikan.
·
Memilih peralatan pendukung (mesin
cuci dan pengering) dengan kualitas yang baik, sehingga kualitas hasil cucian
dan keawetan mesin sebagai aset terjamin.
·
Kepercayaan pelanggan adalah kunci
yang penting dalam berkembsngnya suatu usaha, jadi kualitas dan ketepatan waktu
penyelesaian sangat menentukan kepuasan pelanggan.
Analisis Bisnis
Modal awal :
Perlengkapan :
Mesin cuci & pengering Rp.
7.000.000,-
Setrika listrik (uap) 3 unit Rp.
1.500.000,-
Meja + kursi utk setrika Rp.
750.000,-
Timbangan besi Rp. 250.000,-
Meja administrasi + kursi Rp.
250.000,-
Keranjang plastik (besar), hanger,
rak penyimpan Rp. 750.000,-
Total Rp. 10.500.000,-
BAB
III
PENUTUP
Peluang usaha laudry dapat
dikategorikan cukup luas, karena melihat aspek pemsaran yang sasarannya mudah
didentifikasi, faktor kesibukan, tidak mau capek, krang iar bersih sampai pada
menginginkan bauharum dan cucian halus merupakan faktor pendorong pelanggan
dalam menggunakan jasa usaha ini, motiv ini merupakan suatu peluang yang jelas
dalam analisis peluang bisnis ini.
Pendanaan usaha ini memang tidak
kecil, namun keuntungan yang didapat diperkirakan memenuhi kebutuhan usaha
sehingga laba yang di harapkan tercapai, dengan demikian, usaha laundry layak
direncanakan serta direalisasikan sebagai pilihan bisnis.
DAFTAR
PUSTAKA
- http://female.kompas.com/read/2009/11/04/22481567/memulai.bisnis.laundry
Tidak ada komentar:
Posting Komentar