Minggu, 04 Januari 2015

Bisnis Bus Pariwisata

BAB I
PENDAHULUAN
·        Latar Belakang
Alat transportasi telah menjadi kebutuhan primer dimasa kini, dikarenakan mobilitas manusia yang membutuhkan kecepatan dan keinstanan. Ditambah untuk menghemat berbagai hal dibutuhkan kendaraan yang mampu mengangkut banyak penumpang dalam waktu yang sama. Contohnya adalah Bus. Hal ini menjadi peluang usaha bagi orang yang memiliki modal lebih tentunya keuntungan yang didapat akan besar juga
·        Rumusan Masalah
A.     Memulai Usaha Jasa Transportasi Bis
·        Tujuan Penulisan
Memberikan informasi kepada pembaca hal hal yang perlu dipersiapkan dalam memulai bisnis ini dan mengetahui keuntungan yang didapat dari bisnis ini


BAB II
ISI
1.      Tentukan Pilihan Jenis Jasa Transportasi Yang Anda Rintis (Reguler atau Pariwisata)

Untuk memulai usaha perbisan, sebaiknya dipilih salah satu dulu apakah mau masuk ke bisnis bis reguler atau wisata. Masing-masing jenis memiliki karakter yang berbeda dalam hal resiko, sistem operasi dan biaya operasionalnya.

Bis Reguler terkait erat dengan beberapa faktor, antara lain:

a. Apakah trayek di jalur yang dipilih masih terbuka atau sudah tertutup ? 
Kalau masih terbuka kita bisa mengajukan langsung ke Departemen Perhubungan untuk Trayek Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) melalui Ditjen Hubdar. Kalau sudah tertutup kita harus mengakuisisi trayek dari suatu PO yang hendak dijual.  

b. Bagaimana Karakter Pesaing di Jalur / Trayek Tersebut ?
Apabila pesaing di jalur tersebut adalah PO-PO besar (yang memiliki armada banyak dan baru-baru) maka kita harus siap dengan strategi persaingan yang matang, termasuk dengan pemilihan armada yang bagus dan tentunya dengan modal yang cukup.
    
c. Bagaimana Perilaku Penumpang di Jalur Tersebut?
Apakah penumpang fanatik pada PO tertentu atau pada merk Chassis tertentu ?, apakah mereka senang dengan bis yang ngeblong ? atau bis yang nyantai ? semuanya kita pelajari dulu guna menentukan merk armada apa yang akan kita gunakan untuk persaingan 

Bis Pariwisata terkait dengan beberapa faktor berikut:

a. Potensi Pasar yang Dijaring
Di setiap daerah memiliki potensi pasar yang berbeda-beda. Misalnya di Jawa Timur (di daerah kultur NU) potensi pelanggan bus wisata untuk ziarah Wali Songo sangat besar. Di Jakarta potensi pelanggan wisata Karyawan dan Pelajar yang sangat besar, oleh karenanya strategi marketingnya jelas berbeda. Untuk mendapatkan pasar peziarah Wali Songo anda harus mendekati kelompok-kelompok pengajian, sedangkan untuk pasar Karyawan dan Pelajar anda harus mendekati Travel Agent, Event Organizer (Out Bound Organizer serta Guru-Guru Sekolah). 

b. Kemampuan Daya Beli Pelanggan
Kemampuan daya beli pelanggan perlu di survey juga sehingga anda bisa menentukan armada yang anda tawarkan apakah kelas VIP (seat 2-2) atau kelas AC Biasa (seat 2-3) atau bahkan kelas ekonomi (seat 2-3 Non AC).

c. Karakteristik Pesaing
Perlu juga diperhatikan karakteristik pesaing anda, armada kelas apa yang paling banyak mereka pakai (yang paling laku) ? apakah yang AC 2-2, 2 - 3 atau ekonomi. Sisi positif dan negatif apa yang dimiliki oleh mereka berdasarkan opini dari pelanggan mereka. Hal ini penting untuk menghindari agar sisi negatif yang dimiliki oleh pesaing anda tidak terdapat di tempat anda, bahkan sisi positif pesaing anda bisa anda saingi.     


2. Tentukan Merk Chassis Armada yang Anda Gunakan

Penentuan armada yang akan gunakan sangat penting karena begitu anda salah memilih, hanya karena faktor senang, emosional atau gengsi, maka anda akan masuk dalam masalah besar.

Pelajari karakter masing-masing produk dari sisi :

a. Ketahanan / Kehandalan Kendaraan
Sebaiknya anda memilih kendaraan dengan ketahanan dan kehandalan yang tinggi (awet, tidak gampang rusak). Tidak ada salahnya anda melakukan bench marking dulu. 

b. Biaya Operasional (Konsumsi BBM dan Mudah Perawatan)
Sebaiknya anda memilih kendaraan yang irit konsumsi BBMnya dan perawatannya mudah. 

c. Ketersediaan / Kemudahan Spare Parts
Sebaiknya anda memastikan bahwa spare parts kendaraan dapat diperoleh dengan mudah dan cepat di daerah operasi bus anda. Sebagai pemula tidak disarankan untuk memilih kendaraan yang langka / sulit spare partnya atau armada yang baru diluncurkun oleh suatu pabrikan untuk uji coba (belum teruji kualitasnya) .  

d. Minat Pelanggan
Sebaiknya anda juga memperhatikan minat pelanggan terhadap merk yang disukai, tetapi anda jangan selalu terjebak pada keinginan mereka, justru sebaiknya anda memiliki strategi untuk memberikan edukasi kepada pelanggan anda bahwa bis yang anda pakai tidak kalah kualitasnya dengan merk bis yang mereka minati (apabila tidak sama dengan minat pelanggan pada umumnya). 

e. Armada Bekas atau Baru ?
Apabila anda memulai bisnis bis dengan sangat sungguh-sungguh, untuk langkah awal sebaiknya anda membeli armada 100% baru. Memang ini membutuhkan investasi besar, tetapi untuk setidaknya 5 tahun pertama (bila anda gunakan untuk wisata) atau 2 tahun pertama (apabila anda gunakan untuk trayek reguler), anda terhindar dari resiko kerusakan-kerusakan kendaraan.
Setelah anda memiliki sejumlah armada baru, anda bisa membeli tambahan (cadangan) armada bekas yang merknya sejenis. Mengapa ?, supaya memudahkan montir anda mendalami seluk-beluk dan karakter chassis yang anda gunakan. Sebab bila anda mempunyai armada yang berbeda-beda, membuat montir anda tidak sensitif terhadap karakter chassis tersebut 


3. Pilih SDM Yang Tepat

Disadari atau tidak disadari usaha bis adalah usaha yang sangat "berani" karena alasan:

- Pemilik bus mempertaruhkan investasinya yang ratusan juta rupiah ke tangan crew.
- Pemilik mempertaruhkan reputasi /nama baik dan pelayanan penumpang / customer kepada Crew. (Pelanggan bus selama berjam-jam di perjalanan berinteraksi, melihat polah-tingkah dan perilaku crew)

Padahal diakui atau tidak Crew (khususnya Sopir), mayoritas bukanlah orang yang berpendidikan tinggi. Namun tidak berarti bahwa orang pendidikan tinggi selalu berperilaku baik, sebaliknya orang berpendidikan rendah berperilaku buruk. Tidak seperti itu.

Memilih Crew yang baik bagi PO yang baru berdiri memang agak sulit. Biasanya crew yang baik-baik sudah kerasan di PO yang besar dan tidak ingin coba-coba pindah ke PO baru. Bagaimanapun juga anda harus mampu mencari crew yang berperilaku baik. Salah memilih Crew berarti anda mempertaruhkan harta ratusan juta rupiah serta reputasi anda kepada orang yang salah.

Selain Crew (Sopir dan Kenek yang baik) maka Bagian Operasional dan Montir yang baik juga harus dipersiapkan dengan hati-hati. Banyak sekali kebocoran PO juga dikarenakan oleh orang-orang bagian operasional dan montir yang tidak bisa dipercaya. Sebaiknya anda mencari referensi dan mengenal dengan betul-betul perilaku SDM andi di bidang ini.

Untuk bus Reguler yang tidak kalah penting untuk anda perhatikan adalah anda harus hati-hati memilih Control dan Agen Pemasaran. (Karena mereka berpotensi konspirasi dengan Crew yang jelek untuk merugikan perusahaan, misalnya dengan menaikkan penumpang Sarkawian atau Paket Gelap)  


4. Pilih Kehidupan Yang Tepat Agar Mampu Mengelola Stress 

Mengelola jasa transportasi apalagi bus reguler, menuntut kesiapan anda 24 jam penuh untuk bekerja. Membutuhkan mobilitas tinggi untuk mengurusi kendaraan anda yang bisa rusak atau kecelakaan di tempat yang tidak dekat dengan rumah anda.

Bila anda mengelola bus reguler yang berangkat pagi dan pulang sore, maka setiap malam anda harus memastikan bahwa bus anda besok pagi siap diberangkatkan dengan kondisi kendaraan dan crew yang fit.

Bila anda mengelola bus malam maka anda harus siap bila tengah malam anda dapat kabar kendaraan anda rusak atau kecelakaan, dan anda tidak boleh panik.

Bila anda mengelola bis wisata anda harus siap dengan complain dari pelanggan (penyewa) 

Selain itu anda juga harus tertib dan disiplin menggunakan uang, karena bila anda mengelola bus reguler, setiap hari uang akan masuk dan setiap hari juga uang harus keluar untuk operasional.

Bila anda mengelola bis wisata jangan gegabah menggunakan uang yang sudah dibayarkan oleh pelanggan sebelum bis jalan, karena bisa terjadi kerusakan armada dimana anda harus mencarikan bis pengganti dengan harga yang umumnya lebih mahal. 

BAB III
PENUTUP
·        Kesimpulan
Usaha Bus Pariwisata sangat menggiurkan dikarenakan adanya event yang memerlukan bus sangatlah banyak, dan pastinya keuntungan yang didapat akan besar juga tapi dibalik itu semua harus ada modal yang besar dan keberanian yang besar juga.
·        Referensi
https://www.google.com/search?newwindow=1&q=memulai+usaha+bus+pariwisata&oq=memulai+usaha+bus&gs_l=serp.3.1.0l3j0i22i30l7.2155299.2161035.0.2163804.13.11.2.0.0.0.593.1836.2-3j0j1j1.5.0.msedr...0...1c.1.60.serp..6.7.1854.X6ibvkXmhn8
http://rozan-irfan.blogspot.com/2013/01/tips-sederhana-memulai-usaha-jasa.html


Bisnis Distro

BAB I
PENDAHULUAN
·         Latar Belakang
Keharusan manusia untuk berpakaian menjadikan pakaian sebagai kebutuhan Primer. Seiring perkembangan zaman, pakaian tidak hanya sekedar menutupi bagian tubuh tapi juga menjadi penghias tubuh. Oleh karena itu permodelan pakaian terus berkembang seiring berjalannya waktu, dan hal tersebut menjadi suatu lapangan bisnis yang amat menggiurkan. Bisnis kaos distro? Bisnis kaos distro memang menggiurkan saat ini. Dikarenakan pasarnya anak muda yang ingin tampil berbeda, dengan harga kaosnya cukup terjangkau.
·         Rumusan Masalah
A.    Cara dan langkah membuka usaha bisnis distro pakaian
·        Tujuan Penulisan
Memberikan informasi kepada pembaca hal hal yang perlu dipersiapkan dalam memulai bisnis ini dan mengetahui keuntungan yang didapat dari bisnis ini


BAB II
       ISI
1.      Angkat Tema Unik

Anda masuk ke bisnis kaos distro, Anda harus siap punya konsep yang unik. Mengapa? Karena salah satu karakter khas dari pasar bisnis distro adalah perilaku konsumen yang mencari keunikan. Mereka selalu mencari sesuatu yang berbeda. Namanya juga anak muda. Jadi untuk menjadi “bintang baru” dalam bisnis baju distro ini, Anda harus menemukan tema yang khas dan menjual namun cukup berpotensi untuk anda jalani. Ada banyak tema yang bisa Anda pilih.  Mulai dari etnik, sporty, sosial, sampai otomotif.

2.      Memilih Konsep Bisnis

Langkah selanjutnya adalah Anda harus menentukan, pilih jadi reseller atau pilih produksi sendiri. Masing-masingnya memiliki kelebihan tersendiri. Kalau Anda memilih jadi reseller atau agen, Anda tidak lagi dipusingkan dengan masalah produksi. Tetapi ingat, Anda harus memastikan bahwa supplier Anda adalah produsen kaos distro yang terpercaya, khususnya dari sisi etika bisnis, stok barang dan kualitas produk. Sedangkan bila Anda tertarik untuk produksi sendiri, Anda harus menyiapkan segala peralatan produksi dan tenaga ahlinya seperti print digital, alat sablon, desainer sampai bahan baku. Yang jelas, prosesnya lebih rumit. Tetapi Anda bisa mempunyai desain dengan ciri khas yang berbeda dan of course, idealisme Anda bisa Anda tuangkan.

3.      Menentukan Jalur Penjualan

Nah, untuk jalur atau model penjualan, ada 3 pilihan yaitu offline, online atau keduanya. Kalau offline, jelas anda butuh tim penjualan. Anda bisa masuk ke toko-toko distro atau dengan memasuki komunitas tertentu dan menjualnya secara khusus. Kelebihannya, Anda mempunyai kedekatan emosional dan brand Anda bisa melekat di hati pecintanya. Tetapi sayangnya, modal Anda harus besar dan jangkauan pasar Anda terbatas. Sedangkan jika memilih menggunakan pemasaran online, biaya Anda lebih kecil. Yang Anda butuhkan hanyalah sebuah website yang ter-SEO dengan sejumlah biaya yang harus Anda keluarkan untuk memasang iklan produk Anda di internet. Setelah itu, Anda hanya perlu memperbanyak stok barang. Saran saya, Anda harus masuk di keduanya, tetapi bisa Anda mulai dengan cara online terlebih dahulu. Mengapa? Karena “modal marketing” Anda tidak besar dan jangkauan pasarnya sangat luas.

4.      Persiapkan Keuangan

Di usaha apapun, Anda butuh modal. Tidak ada sebuah usaha yang tanpa modal. Sekecil apapun yang namanya modal tetap lah modal. Nah, bila Anda ingin usaha Anda berjalan mulus, saat Anda memulai usaha distro, silahkan siapkan $4000 atau sekitar 45 – 50 juta rupiah.

5.      Penentuan Harga

Pada poin ini, Anda harus menghitung total biaya produksi dari produk Anda ditambahkan dengan biaya lain-lainnya. Jika Anda adalah reseller, hitung berapa modal yang Anda keluarkan saat Anda “kulakan” barang Anda sampai ke biaya marketing Anda. Dari sini Anda bisa menghitung berapa harga yang akan Anda bandrol untuk produk Anda.
6.      Promosi Produk

Setelah Anda menentukan harga, saatnya Anda mulai mengenalkan produk Anda dengan cara PROMOSI. Strateginya bermacam-macam dan bergantung dari tujuan Anda. Tujuan Anda menjual membuat orang melakukan pembelian berbeda cara promosinya. Begitu juga target yang Anda bidik. Menjual langsung ke end user akan berbeda cara promosinya dengan menjual ke agen atau reseller bisnis kaos distro.

7.      Melakukan Branding

Bagian terpenting dari sebuah bisnis adalah branding. Dengan branding, Anda bisa menjual tanpa jualan. Dan seperti yang dikatakan di atas, pasar dari kaos distro adalah anak muda yang yang ingin tampil berbeda dan unik. Kalau Anda produksi sendiri, sepertinya Anda tidak susah untuk menentukkan apa yang Anda branding. Misalnya desain khusus tentang kaos distro muslim dengan bahan yang bagus. Tetapi kalau Anda adalah reseller, hal ini akan jadi masalah. Tipsnya adalah, branding lah layanan dan toko Anda. Contohnya bagaimana? Contohnya adalah Anda membranding toko Anda sebagai toko penjual kaos distro bermerk non bajakan yang berkualitas. Jadi Anda hanya menjual barang-barang yang berkualitas. Setelah nama Anda mulai terkenal dan Anda mulai mempunyai pemasukan yang lumayan, buatlah kaos produksi Anda sendiri. 
BAB III
PENUTUP
·       Kesimpulan
Bisnis ini sangatlah menjanjikan namun anda harus mampu bersaing dengan para brand distro bahkan yang lebih dulu dari anda. Namun dengan ketekunan dan kekreatifan anda, bukan tidak mungkin bisnis ada menjadi besar bahkan lebih besar dari distro yang lebih dulu ada.
·         Referensi
http://www.konveksian.com/8-tips-menjalankan-bisnis-kaos-distro/
http://www.dokterbisnis.net/2014/06/25/7-tips-bisnis-kaos-distro-7-trik-bisnis-baju-distro-pokoknya-7-deh/


Sabtu, 03 Januari 2015

Usaha Pangkas Rambut

BAB I
PENDAHULUAN
·        Latar Belakang
Salah satu bisnis yang sangat menjanjikan saat ini adalah Bisnis Usaha jasa pangkas atau cukur rambut khususnya Pria. Siapa yang tidak butuh akan penampilan yang baik dan rapi, tidak hanya wanita, kaum pria/lelaki juga membutuhkannya selalu, salah satu penampilan yang selalu diperhatikan adalah rambutnya. Ditambah dengan zaman modern seperti sekarang yang sudah banyak model tatanan rambut yang bisa jadi pilihan. Fenomena seperti ini sudah jelas keberadaan seorang Jasa Pangkas rambut selalu dibutuhkan, baik itu bentuk usahanya berupa salon atau tukang cukur rambut biasa
·        Rumusan Masalah
A.   Faktor penting membuka usaha pangkas rambut
·        Tujuan Penulisan
Memberikan informasi kepada pembaca hal hal yang perlu dipersiapkan dalam memulai bisnis ini dan mengetahui keuntungan yang didapat dari bisnis ini


BAB II
      ISI
Tempat Usaha Bisnis Pangkas Rambut (Cukur Rambut)

Tempat menjadi salah satu komponen terpenting dari bisnis yang satu ini. Tempat usaha yang strategis menjadi modal dasar dalam rangka mengembangkan usaha ini. Pilihlah daerah yang sekiranya mudah diakses, dekat dengan area sekolah dan juga pasar, Pasar yang bukanya pagi sore siang malam akan menjadi lokasi yang cukup mendukung anda untuk membuka bisnis yang satu ini. Daerah sekolahan juga menurut kami sangat bagus mengingat market pasar pangkas rambut sangat luas dari anak-anak hingga dewasa semua butuh merapikan rambut mereka dengan jasa cukur rambut yang akan Anda buka.

Kemampuan Skill Mencukur Rambut

Nah untuk modal yang satu ini juga sangat penting dan bisa jadi bukan hal yang bisa mengganggu Anda untuk membuka peluang usaha pangkas cukur rambut ini ketika anda tidak memiliki skill tersebut. Anda bisa merekrut tenaga ahli dibidang pangkas rambut yang bisa anda percaya untuk membantu usaha anda. Namun jika anda memiliki kemampuan sendiri yang cukup bagus maka ini adalah Modal Besar yang bisa dijadikan andalan untuk mengembangkan usaha ini. Ramahlah dan jalinlah komunikasi yang baik bagi karyawan Anda. Ada cerita seorang bos bisnis pangkas rambut yang hubungan dengan karyawan tidak baik maka dia harus selalu turun tangan sendiri untuk melayani konsumen mengingat karyawannya tidak betah dan akhirnya keluar. Nah oleh karena itu membuat karyawan senang dan enjoy dalam menjalani aktivitas pekerjaan pangkas rambut ini adalah sangat penting. Anda bisa bagi hasil misalnya biaya pangkas rambut adalah 7000 rupiah maka karyawan bisa mendapat 2000 rupiah per konsumen.

Bikin Konsumen Pangkas Rambut Selalu Kembali
Nah untuk yang satu ini sudah masuk ke strategi marketing. Usaha pangkas rambut merupakan peluang yang sangat bagus. Bisnis ini sudah banyak yang menjalani dan modalnya pun juga tidak selalu mengeluarkan modal yang besar. Namun, bagaimana lebih mengembangkan bisnis yang satu ini yaitu kita harus kreatif dalam strategi marketing dan memberikan servis yang terbaik untuk konsumen.  Lalu bagaimana Anda membuat pelanggan/konsumen pangkas rambut akan selalu kembali lagi ke tempat Anda ketika mereka mau cukur rambut lagi suatu saat? nah maka bisnis Anda ini harus ada nilai tambah yang bisa menjadi salah satu yang menarik bagi konsumen, salah satu contoh yaitu Anda bisa memberikan 1x servis pangkas rambut gratis ketika mereka sudah 10x pangkas rambut di tempat Anda (otomatis ini dengan kupon), selain itu bisa juga anda memberikan pulsa handphone untuk setiap 10x mereka pangkas rambut di tempat Anda (nominal bisa 5000 rupiah) intinya anda harus menghitung juga modal dan juga besarnya subsidi untuk nilai tambah tersebut pastikan Anda tidak rugi jika memberikan hadiah-hadiah tambahan tersebut.
BAB III
PENUTUP
·       Kesimpulan
Bisnis jasa cukur rambut pria diyakini mempunyai pangsa pasar yang stabil, sehingga kekurangan pelanggan bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. hanya bagaimana cara sang pemilik bisnis dalam mengelola dan menggait pelanggan agar menjadi langganan dan merangsang pelanggan lain untuk datang ke tempat bisnis Anda.
·        Referensi
http://www.tokoalatcukurrambut.com/2014/03/bisnis-usaha-jasa-pangkas-rambut-pria.html
http://www.nekatusaha.com/2014/06/3-tips-jitu-bisnis-usaha-pangkas-rambut.html
https://www.google.com/search?newwindow=1&site=&source=hp&q=usaha+potong+rambut&oq=usaha&gs_l=hp.1.0.35i39l2j0l8.59652.66113.0.70759.21.15.6.0.0.0.374.1934.0j9j0j2.11.0.msedr...0...1c.1.60.hp..6.15.1474.0.pnMekmoazYs


Usaha Mebel

BAB I
PENDAHULUAN
·         Latar Belakang
Tidak asing lagi bagi khalayak umum,kebutuhan akan perabotan rumah tangga menjadi kebutuhan utama khususnya menjelang hari raya lebaran atau hari besar lainnya. Hal ini men jadi peluang usaha mebel untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan peluang untuk lapangan pekerjaan bagi para pekerja terlath di bidang furniture tersebut.
·         Rumusan Masalah
A.   Cara membuka usaha mebel yang baik dan menguntungkan
·        Tujuan Penulisan
Memberikan informasi kepada pembaca hal hal yang perlu dipersiapkan dalam memulai bisnis ini dan mengetahui keuntungan yang didapat dari bisnis ini


BAB II
ISI

- Tentukan cara pemasaran usaha mebel Anda.
Di dalam usaha mebel kita tidak dapat untuk merangkul semua target konsumen sekaligus, tentukanlah segmen pasar tertentu sehingga kita mampu menentukan cara dan strategi promosi yang tepat dan efektif. Misalnya kita ingin menyasar perkantoran maka kita dapat mengirimkan proposal ke berbagai kantor dengan berbagai produk yang berkaitan dengan keperluan kantor seperti kursi, meja hingga billing kabinet.
- Promosikan usaha mebel Anda
Setelah menentukan target pasar kita maka kita akan lebih mudah untuk memperkenalkan usaha kita, dengan citra perusahaan yang mengkhususkan terhadap satu produk maka akan lebih gampanglah konsumen mengingat usaha kita dan bahkan kita akan di cap sebagai ahli di dalam bidang usaha kita.
- Pilih media promosi usaha mebel kita
Saat ini sudah begitu banyak cara dan media yang dapat kita gunakan untuk mempromosikan usaha kita, seperti media elektronik ataupun cetak. Hal yang terpenting di dalam menuangkan promosi kita adalah kita menyebutkan keunggulan produk dan usaha kita bila perlu kita memberikan jasa tertentu secara cuma cuma sehingga menimbulkan efek WOW pada konsumen kita.
- Mengatur showroom dan display usaha mebel kita
Pengaturan produk mebel yang akan kita jual akan membantu kelancaran usaha mebel kita karena tata letak yang apik dan menarik akan membuat para konsumen kita lebih gampang untuk memilih produk yang cocok untuk diletakkan di rumah, hotel dan property yang mereka miliki.
- Harga murah selalu menarik
Sebagai pembeli sudah pasti mereka akan menimbang di sisi harga. Kemaslah harga secara menarik bisa jadi dengan memberikan potongan harga pada barang yang memiliki kualitas rendah atau berikan harga yang lebih rendah jika pembeli kita membeli lebih dari satu item.
- Bekerjasama dengan pihak terkait
Saat ini begitu banyak perumahan dan apartemen yang sedang dibangun. Beberapa dari para pengembang menjual property mereka secara lengkap termasuk bangunan berserta isinya. Dengan kesempatan ini maka kirimkanlah proposal kerja sama ke beberapa pengembang dan tawarkan usaha Anda sebagai pemasok mebel yang sesuai, beserta harga yang menarik.
- Pelayanan pasca pembelian
Bila bersaing dengan usaha mebel yang besar maka sebagai pemula dalam usaha mebel ini maka kualitas pelayananlah yang patut kita tonjolkan sebagai nilai plus usaha kita tersebut, berikan garansi pada produk yang dibeli oleh pelanggan kita dan juga lakukan koresponden dengan para pelanggan mengenai produk dan pelayanan yang telah kita berikan, sehingga para pelanggan akan merasa nyaman dan aman berbisnis dengan Anda.
BAB III
PENUTUP
·       Kesimpulan
Kami rasa usaha mebel ini tidak akan pernah mati asalkan kita tahu bagaimana membuka peluang untuk usaha mebel ini. Di samping itu mebel dan furniture setiap tahunnya diperlukankan oleh semua pihak mulai dari perumahan hingga perusahaan seperti restoran, hotel, villa dan juga perkantoran.
·         Referensi
http://fotokita.net/foto/134378428010_0039063/kiat-sukses-usaha-mebel
https://goldenadi.wordpress.com/2014/06/15/cara-membuka-usaha-mebel/

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/05/17/1456461/Dulu.Makelar.Frans.Kini.Raja.Mebel.Beromzet.Puluhan.Miliar