Selasa, 14 April 2015

Perekonomian Indonesia

TUGAS

Mata Kuliah Perekonomian Indonesia
Dosen Pembimbing
R Hardadi
Sistem Ekonomi (Pengertian, Macam, Fungsi, Kriteria) | www.zonasiswa.com

Disusun oleh :
Galih Jefri Hariyanto               :     24214439
                                             1EB32






UNIVERSITAS GUNADARMA
2015




1.      Jelaskan keberadaan 3 pelaku perekonomian indonesia atau perannya!

Pemerintah BUMN



            Koperasi                                  Swasta
Jawab:
A.      Peranan Pemerintah
Dalam sistem perekonomian modern, peranan pemerintah dapat dibagi dalam tiga bagian, yaitu:
  1. Peranan alokasi
  2. Peranan distribusi
  3. Peranan stabilisasi
¨    Peranan Alokasi
Peranan alokasi oleh pemerintah ini sangat dibuthkan terutama dalam hal penyediaan barang-barang yang tidak dapat disediakan oleh swasta yaitu barang-barang umum atau disebut juga barang publik. Karena dalam sistem perekonomian suatu negara, tidak semua barang dapat disediakan oleh swasta dan dapat diperoleh melalui sistem pasar.
 Kegiatan dalam mengalokasikan faktor-faktor produksi maupun barang-barang dan atau jasa-jasa untuk memuaskan/memenuhi kebutuhan masyarakat. Jadi kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan individu maupun kebutuhan masyarakat yang secara efektif tidak dapat dipuaskan oleh mekanisme pasar. Contohnya dalam kegiatan pendidikan, pertahanan dan keamanan, serta keadilan.
¨    Peranan Distribusi
Peranan distribusi ini merupakan peranan pemerintah sebagai distribusi pendapatan dan kekayaan.
Pemerintah dapat merubah distribusi pendapatan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung misalnya dengan pajak progresif, yaitu membebankan pajak yang relatif lebih besar bagi orang kaya dan  rlatif lebih kecil bagi orang misin, disertai subsidi bagi golongan miskin. Secara tidak langsung, bisa melalui kebijaksanaan pengeluaran pemerintah, misalnya: Pembangunan perumahan tipe sederhana (RS) dan tipe sangat sederhana (RSS) yang lebih banyak porsinya dibanding rumah mewah, untuk golongan pendapatn tertentu, subsidi untuk pupuk petani, dan lain sebagainya.
¨    Peranan Stabilisasi
Kegiatan menstabilisasikan perekonomian yaitu dengan menggabungkan kebijakan-kebijakan moneter dan kebijakan-kebijakan lain seperti kebijakan fiskal dan perdagangan untuk meningkatkan atau mengurangi besarnya permintaan agregat sehingga dapat mempertahankan full employment dan menghindari inflasi maupun deflasi. Peranan tabilisasi pemerintah dibutuhkan jika terjadi gangguan dalm menstabilkan perekonomian, seperti: terjadi deflasi, inflasi, penurunan permintaan/penawaran suatu barang, yang nantinya masalah-masalah tersebut akan mengangkibatkan timbulnya masalah yang lain secara berturut-turut, seperti pengangguran, stagflasi, dll.
B.      Peranan Koperasi
Peran koperasi dalam perekonomian Indonesia dapat dilihat dari:
(1) Kedudukannya sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor
(2) Penyedia lapangan kerja yang terbesar
(3) Pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat
 (4) Pencipta pasar baru dan sumber inovasi
(5) Sumbangannya dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor.
       C. Peranan Swasta
Peran yang diberikan sektor swasta dalam perekonomian Indonesia seperti berikut ini.
1) Membantu meningkatkan produksi nasional.
2) Menciptakan kesempatan dan lapangan kerja baru.
3) Membantu pemerintah dalam usaha pemerataan pendapatan.
4) Membantu pemerintah mengurangi pengangguran.
5) Menambah sumber devisa bagi pemerintah.
6) Meningkatkan sumber pendapatan negara melalui pajak.
7) Membantu pemerintah memakmurkan bangsa  
2.      Hakikat otonomi adalah mengembangkan manusia-manusia  indonesia yang otonomi. Yang memberikan keleluasaan bagi terkuaknya potensi-potensi terbaik yang dimiliki oleh setiap individu secara optimal. Individu-individu yang otonom menjadi modal dasar bagi perwujudan otonomi daerah, harus membuka kesempatan yang sama dan seluas-luasnya bagi setiap pelaku dalam rambu yang di sepakati bersama.
a.       Apa yang melatar belakangi otonomi daerah?
Jawab:
Latar belakang otonomi daerah secara internal, timbul sebagai tuntutan atas buruknya pelaksanaan mesin pemerintahan yang dilaksanakan secara sentralistik. Terdapat kesenjangan dan ketimpangan yang cukup besar antara pembangunan yang terjadi di daerah dengan pembangunan yang dilaksanakan di kota-kota besar, khususnya Ibukota Jakarta. Kesenjangan ini pada gilirannya meningkatkan arus urbanisasi yang di kemudian hari justru telah melahirkan sejumlah masalah termasuk tingginya angka kriminalitas dan sulitnya penataan kota di daerah Ibukota.
 Ketidakpuasan daerah terhadap pemerintahan yang sentralistik juga didorong oleh massifnya eksploitasi sumber daya alam yang terjadi di daerah-daerah yang kaya akan sumber daya alam. Eksploitasi kekayaan alam di daerah kemudian tidak berbanding lurus dengan optimalisasi pelaksanaan pembangunan di daerah  tersebut. Hal inilah yang mendorong lahirnya tuntutan masyarakat yang mengingingkan kewenangan untuk mengatur dan mengurus daerah sendiri dan menjadi salah satu latar belakang otonomi daerah di Indonesia.
            Selain latar belakang otonomi daerah secara internal, ternyata juga terdapat faktor eksternal yang menjadi latar belakang otonomi daerah di Indonesia. Faktor eksternal yang menjadi salah satu pemicu lahirnya otonomi daerah di Indonesia adalah adanya keinginan modal asing untuk memassifkan investasinya di Indonesia. Dorongan internasional mungkin tidak langsung mengarah kepada dukungan terhadap pelaksanaan otonomi daerah, tetapi modal internasional sangat berkepentingan untuk melakukan efisiensi dan biaya investasi yang tinggi sebagai akibat dari korupsi dan rantai birokrasi yang panjang. Agenda reformasi jelas menjanjikan hal itu, yakni terjadinya perubahan dalam sistem pemerintahan yang sarat dengan KKN menjadi pemerintahan yang bersih dan pada gilirannya akan lebih terbuka terhadap investasi asing.
b.      Dan tatanan apa untuk otonomi daerah?
Jawab:
            Tatanan Pemerintahan yang paling utama, demi terciptanya tujuan dari otonomi daerah tersebut. Selanjutnya dilakukan dengan tatanan tidak formal lainnya yang berada  pada masyarakat daerah tersebut.

3.      Pembangunan pertanian di indonesia sudah lebih dari 1 abad. Berbagai keberhasilan tercapai, namun sektor pertanian secara sinergis dengan contoh lain tidak berkembang. Di persimpangan jalan antara kontribusi pertanian dengan perkembangan ekonomi secara macro!
a.       Apa saja kendala dalam perekonomian indonesia saat ini, khususnya yang berkaitan pada diatas?!
Jawab:
(1)   Semakin sempitnya lahan karena pembangunan terus menerus.
(2)   Minimnya modal para petani
(3)   Ketidakmampuan dalam penggunaan alat yang berteknologi
(4)   Dukungan dari pihak pemerintah (modal dan peralatan)
(5)   Kurangnya koperasi petani, organisasi tani, serta modal simpan pinjam bagi rakyat kecil guna membantu kegiatan para petani
(6)   Bibit unggul dan mahalnya harga pupuk

4.      Menurut anda apa tujuan di tetapkannya UUD no.5 tahun 1969 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan tidak sehat. Dan bagaimana perwujudan perekonomian indonesia apabila UUD ini tidak ada?!
Jawab:
            Untuk tidak terjadinya monopoli terhadap pasar suatu barang, karena apabila itu terjadi dapat membuat tidak adanya persaingan dalam pasar barang tersebut dan juga persaingan ditetapkan peraturannya agar para produsen dapat bersaing secara sehat agar tidak saling merugikan produsen lain walaupun mereka saling bersaing.
            Terjadinya kesenjangan sosial, pasar dikuasai oleh segelintir orang, tidak adanya persaingan apabila adapun persaingan tidak sehat, produsen lain tidak bisa berkembang.